Adatiga hal pokok yang diungkap dalam definisi teori : a. Elemen teori terdiri atas : konstrak, konsep, definisi, dan proposisi. b. Elemen-elemen teori memberikan gambaran sistematis mengenai fenomena melalui penentuan hubungan antar variable. c. Tujuan teori adalah menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. 1) Konsep. Konsep mengekspresikan AbstrakKekerasan verbal pada anak merupakan semua bentuk ucapan orang tua kepada anak yang bersifat mengancam, Bentuk dari verbal abuse adalah sebagai berikut: 1. Tidak sayang dan dingin Tindakan tidak sayang dan dingin ini berupa misalnya : menunjukan sedikit atau tidak sama sekali rasa sayang kepada anak (seperti pelukan), kata-kata Abstrakadalah sebuah intisari ringkas mengenai isi karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, disertasi, atau laporan/jurnal hasil penelitian. Kegiatan ini dapat dilakukan oleh penulis setelah membuat ringkasan karya tulis. Pembaca akan membaca hal yang tertulis pada inti sari ringkas ini sehingga dalam penyusunannya harus dilakukan secara baik. Pendekatandengan memecah masalah besar dan kompleks menjadi masalah-masalah yang lebih kecil adalah penertian dari. answer choices . Dekomposisi. Pengenalan pola. Abstraksi. Algoritme

Dekomposisi

Berikut yang berhubungan dengan abstraksi adalah. answer choices . fokus pada informasi yang penting. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Pengertian Abstrak Abstrak adalah suatu ringkasan isi dari suatu karya tulis ilmiah yang berfungsi sebagai alat bantu seorang pembaca agar bisa mengerti inti dari tujuan seorang penulis. di dunia pendidikan tulisan singkat ini dipergunakan oleh sebuah lembaga atau institusi sebagai informasi pertama pada suatu penelitian ketika akan di publikasi di jurnal, seminar, lokakarya dan yang lainnya. di dalam dunia internet abstrak digunakan untuk gambaran pendek karya ilmiah untuk dibaca,seperti sebuah diplay barang di etalase depan untuk di panjang dan di pakai sebelum di beli. lalu bagian yang penuh nya diberikan untuk yang berminat membelinya. Fungsi Abstrak Fungsi dari abstrak yakni memberikan potret informasi bagi pembaca mengenai isi dari suatu karya ilmiah yang sudah dibuat. penjabaran sederhana digunakan untuk mempermudah proses unggah ke dunia maya dan mempermudah pembaca memahami inti dan isi dari sebuah karya ilmiah. Jenis-Jenis Abstrak Abstrak memiliki beberapa jenis yang dikategorikan pada fungsi dan orientasi seorang pembaca. Hanya saja pada umumnya hanya dikenal 2 jenis abstrak yakni 1. Abstrak Informatif Ialah abstrak sebuah dokumen yang begitu penting,umum, informasinya kualitatif dan kuantitatif abstrak ini lebih panjang dari abstrak lain nya karena dibuat sebaik mungkin tetapi tidak mengubah isi atau makna dari penulisan aslinya. 2. Abstrak Indikasi Abstrak ini menjelaskan isi sebuah penulisan atau dokumen dengan menggunakan penyataan yang umum dan tidak disertakan data kuantitatif atau informasi yang detail hasilnya berupa dokumen prosiding, dokumen diskusi, dan esei. Struktur Penulisan Abstrak Abstrak memiliki struktur penulisan menggunakan font time new roman dengan spasi berjarak 1 dengan menggunakan bahasa indonesia ataupun dengan bahasa inggris dan ketentuan urutannya adalah sebagai berikut. 1. judul penelitian diketik dengan menggunakan capital font dan size 14, positin center text dan di buat dengan Bold 2. Jika ada sub judul maka sama dengan judul hanya saja size di ubah menjadi 12 3. Nama Peneliti ditulis tanpa menggunakan gelar hanya saja di beri nomor urut dengan superscript posisi center dengan font size 12 dan cetak Bold 4. Nama jurusan/ program studi peneliti dan alamat institusi posisi center dengan font size 12 dan cetak Bold 5. Email ketua peneliti saja yang di cantumkan posisi center dengan font size 12 bagian “ABSTRAK” ditulis dengan huruf besar posisi center dengan cetak tebal atau bold 7. isi abstrak ditulis dengan posisi rata kanan kiri dengan jumlah kata maksimal 250 kata dengan menggunakan font size 12 8. kata kunci dibuat dengan rata kanan-kiri. Sifat Abstrak Abstrak bersifat informatif dan deskriptif, maksudnya adalah data atau informasi yang ada di dalam abstrak berdasarkan data dan fakta yang ada. dan tidak di sarankan untuk mencantumkan informasi yang tidak ada data dan faktanya yang benar kedalam abstrak secara singkat jika diambil kesimpulan maka abstrak memiliki sifat 1. Jelas 2. Tepat 3. Ringkas 4. Objektif 5. Berdiri Sendiri Unsur Abstrak Untuk menjadikan abstrak tersebut tergolong kedalam abstrak yang baik harus memiliki 4 unsur ini 1. argumentasi yang logis harus dibarengi dengan observasi untuk memecahkan sebuah problem 2. metode atau pendekatan harus dipakai untuk memecahkan sebuah problem 3. ada hasil yang dicapai dan ada kesimpulan yang dapat diambil. 4. setiap unsur harus dibuat dengan sederhana/singkat dan jelas. Contoh Abstrak ABSTRAK Motivasi adalah suatu cara yang dilakukan dengan memberikan dorongan kepada karyawan untuk lebih semangat dan bergairah dalam bekerja dengan memberikan potensi yang ada dalam dirinya untuk mencapai tujuan organisasi. Pemberian motivasi merupakan suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena motivasi dapat meningkatkan moral, loyalitas, tanggung jawab, disiplin, kreativitas dan kesejahteraan karyawan. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pemberian motivasi karyawan pada PT Pegadaian Persero Cabang Medan Gaharu. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Setelah dilakukan analisis, dapat disimpulkan bahwa PT Pegadaian Persero Cabang Medan Gaharu telah memberikan motivasi kepada karyawan dengan menerapkan teori motivasi Maslow. Alat motivasi yang diterapkan adalah material insentif berupa gaji, bonus, tunjangan hari raya dan insentif sedangkan nonmaterial insentif berupa peningkatan karir dan asuransi kerja. Jenis motivasi yang diterapkan adalah motivasi positif berupa penghargaan, sedangkan motivasi negatif berupa peringatan lisan, peringatan tertulis, dan pemutusan hubungan kerja. Kata Kunci Motivasi, Pemberian Motivasi ABSTRACT Motivation is a way that is done by giving encouragement to employees to more passion and enthusiastic about working with provides the potential that exists within him to achieve organizational goals. Motivation is an important thing to note because motivation can boost morale, loyalty, responsibility, discipline, creativity and well-being of employees. The purpose of this thesis is to find out the motivation of employees at PT Pegadaian Persero Cabang Medan Gaharu. The data used are primary and secondary data obtained through interviews, observation, and literature. Data were analyzed using descriptive analysis method. After the analysis, it can be concluded that PT Pegadaian Persero Cabang Medan Gaharu has provided the motivation to employees by applying Maslow’s theory of motivation. Motivational tools applied is material incentives in the form of salary, bonuses, holiday allowances and incentives, while non-material incentives such as career development and employment insurance. The kind of motivation that is applied is positive motivation in the form of awards, while the negative motivation in the form of a verbal warning, written warning, and termination of employment. Keywords Motivation, Given Motivation HomeBerawalan AAbstrakDefinisi Abstrak"Ikhtisar karangan, laporan, dan sebagainya; ringkasan; inti"Kamus Besar Bahasa Indonesia"Ringkasan suatu pernyataan, laporan, karangan, dan sebagainya yang disusun secara sistematis dan menyeluruh abstract."Otoritas Jasa KeuanganApa itu Abstrak?Abstrak merupakan ringkasan dari keseluruhan isi dokumen yang disajikan secara singkat dan akurat. Dalam abstrak biasanya sudah terkandung inti murni dari pembahasan yang ada dalam dokumen. Tidak ada penambahan tafsiran, opini, dan interpretasi lain dalam penulisan abstrak. Abstrak biasa ditemukan pada karya ilmiah. Pada umumnya, abstrak ditampilkan pada awal bagian sebelum masuk ke bab pertama sebuah karya ilmiah atau karya tulis. Tujuan penulisan abstrak adalah untuk menggambarkan keseluruhan isi konsep dari sebuah gagasan yang ada dalam tulisan. Laporan keuangan suatu perusahaan pada umumnya juga memiliki abstrak pada bagian awal dokumen. Abstrak laporan keuangan ini berisi ringkasan kinerja suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu serta strategi-strategi yang sudah memberi hadiah kepada yang tersayang? Gunakan gift card untuk hadiah sesuai & diawasi olehJenis-jenis Abstrak Abstrak Informatif. Abstrak yang menyajikan informasi keseluruhan dengan ringkas dan didukung dengan data-data secara lengkap. Singkat kata, Abstrak informatif merupakan ringkasan mini atas keseluruhan informasi dalam sebuah karya ilmiah. Abstrak Indikatif. Abstrak yang menyajikan inti dari pembahasan masalah dalam tulisan. Abstrak ini ditulis untuk kepentingan pembaca dalam mencari informasi dalam tulisan. Jadi, si pembaca dapat memutuskan untuk membaca keseluruhan tulisan atau tidak. Fungsi Abstrak Sebagai komponen inti dari sebuah karya ilmiah. Sebagai gambaran secara umum inti dari sebuah karya ilmiah. Sebagai bahan pertimbangan pembaca untuk membaca keseluruhan tulisan. Pembuatan AbstrakAbstrak yang baik disusun secara sistematis dan menyeluruh sesuai fakta. Dimulai dari latar belakang atau kondisi yang terjadi sebelumnya kemudian dilanjutkan dengan strategi atau metode pemecahan yang dilakukan. Terakhir, abstrak perlu mencantumkan hasil dan kesimpulan yang bisa dipetik dari keseluruhan proses yang telah dilakukan. Masing masing bagian tersebut cukup dijabarkan dalam satu paragraf saja. Agar tidak hanya dapat dimengerti dan digunakan dari orang dari negara sendiri, abstrak biasanya dituliskan dalam dua bahasa yaitu dengan menggunakan bahasa asal dan Bahasa Inggris. Jumlah kata dalam abstrak sendiri berkisar antara 150-250 terkait yang iniMau cari istilah lain? 🔍 Pengertian Abstrak – Ketika mengerjakan sebuah skripsi ataupun artikel akademis, mungkin kamu akan diminta untuk membuat abstrak di halaman awal. Abstrak sendiri merupakan rangkuman dari isi tulisan yang kamu buat. Biasanya, abstrak akan dibuat dalam Bahasa Indonesia dan juga Bahasa Inggris. Namun perlu diingat, walaupun abstrak tercantum pada bagian awal sebuah karya ilmiah, tapi sebaiknya kamu perlu membuat abstrak saat karya ilmiah yang akan ditulis sudah selesai dikonsep. Sehingga kamu akan benar-benar bisa merangkum semua isi karya ilmiah di dalam abstrak. Sebab, dapat dikatakan bahwa abstrak merupakan bagian penting yang ada di dalam suatu karya ilmiah. Tanpa adanya abstrak, pembaca mungkin saja akan merasa kesulitan dalam memahami apa isi tulisan dan maksud dari karya ilmiah yang mereka buat. Isi dari abstrak sendiri yaitu ringkasan keseluruhan bab dalam beberapa paragraf, mulai dari latar belakang, metode penelitian, rumusan masalah, pembahasan, dan lain sebagainya. Di dalam artikel kali ini, kita akan membahas lebih lengkap mengenai pengertian abstrak dan juga tujuan adanya abstrak pada sebuah karya ilmiah. Simak sampai selesai ya. Pengertian AbstrakPengertian Abstrak Menurut Para Ahli1. Pengertian Abstrak Menurut Frederick Wilfrid Lancaster2. Pengertian Abstrak Menurut Clarence W Rowley3. Pengertian Abstrak Menurut International Standard Organization ISOTujuan Adanya Abstrak di Sebuah Karya IlmiahJenis-jenis Abstrak1. Abstrak Indikatif2. Abstrak Informatifa. Abstrak Kritis Critical Abstractb. Abstrak Deskriptifc. Abstrak Sorot Highlight AbstractStruktur Penulisan AbstrakTahapan Penulisan Abstrak1. Tuliskan Latar Belakang Penelitian2. Menjelaskan Metode Penelitian yang Digunakan3. Berikan Penjelasan Mengenai Hasil Penelitian4. Berikan Kesimpulan5. Masukkan Kata KunciRekomendasi Buku & Artikel TerkaitBuku Terkait Sejarah IndonesiaMateri Terkait Sejarah Indonesia Abstrak merupakan suatu komponen yang cukup penting di dalam sebuah karya tulis ilmiah. Keberadaan abstrak ini selalu terletak di halaman pertama karya tulis ilmiah. Adapun isi dari abstrak yaitu keseluruhan rangkuman dari penelitian yang sudah dilakukan oleh pihak yang berkaitan. Dapat dikatakan bahwa abstrak merupakan suatu komponen yang dapat memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai suatu penelitian yang ada di dalam karya tulis ilmiah tersebut kepada para penguji ataupun kepada para pembaca. Abstrak akan ditulis secara ringkas, mudah dibaca, akurat, jelas, dan padat. Oleh karena itu, jumlah total kata yang ada di dalam abstrak pada karya tulis ilmiah umumnya sekitar 250 sampai 400 kata saja. Pengertian Abstrak Menurut Para Ahli Setelah memahami pengertian abstrak secara umum, ternyata ada beberapa ahli yang menjelaskan mengenai pengertian abstrak di dalam sebuah karya tulis ilmiah. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai pengertian abstrak menurut para ahli 1. Pengertian Abstrak Menurut Frederick Wilfrid Lancaster Menurut Frederick Wilfrid Lancaster, abstrak adalah suatu representasi yang tidak hanya ringkas, tapi juga sangat akurat terhadap isi karya tulis ilmiah tersebut. Walaupun pada proses penulisan abstrak biasanya menggunakan berbagai macam kalimat yang ada di dalam karya ilmiah, tapi abstrak adalah sepenggal teks yang diciptakan oleh penulisnya sendiri. Walaupun demikian, perlu dipahami bahwa abstrak bukanlah suatu kutipan langsung dari penulisnya. 2. Pengertian Abstrak Menurut Clarence W Rowley Clarence W Rowley mengungkapkan bahwa abstrak adalah serangkaian penyajian isi dari karya tulis ilmiah yang dibuat secara ringkas dan akurat dalam gaya yang sama dengan karya tulis aslinya. 3. Pengertian Abstrak Menurut International Standard Organization ISO Menurutnya, abstrak adalah suatu bagian dari uraian secara singkat tapi tetap akurat. Sehingga dapat mewakili isi dari suatu karya tulis tanpa perlu diberikan lagi tambahan interpretasi atau kritik dan tidak perlu melihat siapa saja yang membuat sari dari karangan tersebut. Tujuan Adanya Abstrak di Sebuah Karya Ilmiah Adanya abstrak di dalam suatu karya ilmiah pastinya juga bukan tanpa alasan. Terdapat beberapa tujuan yang menjadikan abstrak harus ada di dalam karya tulis ilmiah. Untuk kalian yang mungkin belum tahu apa saja tujuan abstrak di dalam karya tulis ilmiah. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya 1. Tujuan pertama dari adanya abstrak adalah untuk memudahkan para pembaca dalam memahami inti ataupun esensi yang ada di dalam sebuah karya ilmiah. Selain itu, abstrak juga bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk para pembaca, apakah mereka akan melanjutkan membaca karya tulis ilmiah tersebut atau tidak. Bahkan, untuk para pembaca yang ingin mencari informasi ataupun menyeleksi beberapa karya tulis ilmiah, maka membaca abstrak merupakan pilihan terbaik yang dapat digunakan. 2. Abstrak juga bisa menjadi sebuah pedoman untuk para pembaca dalam membaca suatu karya tulis ilmiah. Hal tersebut karena di dalam abstrak ada beberapa rincian informasi, analisis, dan juga argumen dari penulis mengenai karya tulis ilmiah itu. 3. Adanya abstrak juga dapat memudahkan para pembaca untuk bisa mengingat poin penting yang ada di dalam karya tulis ilmiah. Nah, itulah beberapa tujuan dari adanya abstrak di dalam suatu karya tulis ilmiah. Dari penjelasan tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa keberadaan abstrak di dalam sebuah karya ilmiah memang menjadi salah satu hal yang sangat penting. Salah satunya yaitu untuk memudahkan para pembaca dalam mencari informasi yang ada di dalam karya tulis tersebut. Jenis-jenis Abstrak Setelah memahami pengertian abstrak dan juga tujuannya, maka materi berikutnya yang akan kita bahas adalah mengenai jenis-jenis abstrak. Abstrak sendiri dibedakan berdasarkan fungsi dan orientasi para pembacanya. Sementara untuk jenis dari abstrak dibedakan menjadi dua yakni abstrak indikatif dan abstrak informatif. Supaya semakin jelas, yuk kita bahas satu per satu. 1. Abstrak Indikatif Jenis abstrak yang pertama adalah abstrak indikatif. Dimana dalam abstrak ini nantinya akan ada sebuah uraian singkat yang berhubungan dengan masalah yang ada di dalam laporan ataupun karya tulis ilmiah yang sedang dibuat. Dengan adanya abstrak indikatif, diharapkan bisa membuat pembacanya memahami isi informasi tanpa perlu memadatkan isi. Di dalam abstrak indikatif ini hanya perlu memberikan indikasi sasaran cakupan dari tulisan tersebut. Keberadaan abstrak indikatif ini biasanya akan diperlukan saat karya tulis ilmiah yang belum sampai pada tahap penyelesaian, namun harus segera mencantumkan abstraknya terlebih dahulu. Umumnya hal tersebut terjadi untuk kepentingan tertentu, seperti misalnya seminar, symposium, ataupun kongres. 2. Abstrak Informatif Berikutnya terdapat jenis abstrak informasi yang juga dapat dikatakan sebagai miniatur laporan atau karya tulis ilmiah asli yang mana didalamnya ada data dan juga informasi lengkapnya. Di dalam sebuah abstrak informatif, nantinya akan ada beberapa komponen yang cukup penting seperti judul, tujuan, penulis, intuisi, metode serta analisis laporan, hasil penelitian, dan juga kesimpulan. Selanjutnya, informasi yang terdapat dalam sebuah abstrak informatif akan disampaikan secara lengkap oleh penulis. Pastinya, karena adanya hal itu, maka akan memudahkan para pembaca untuk memahami isi dari keseluruhan dari karya tulis ilmiah melalui abstrak informatif. Walaupun kedua jenis abstrak tersebut adalah yang paling umum kita temukan saat ini. Tetapi bila diulas lebih dalam lagi, masih ada beberapa jenis abstrak yang perlu kita pahami. Berikut ini adalah beberapa jenis abstrak lainnya dalam sebuah karya ilmiah. a. Abstrak Kritis Critical Abstract Abstrak kritis merupakan sebuah abstrak yang dapat memberikan gambaran temuan dan informasi utama dan juga komentar mengenai validitas, reliability atau kelengkapan studio. Peneliti akan melakukan evaluasi makalah dan juga kerap membandingkan dengan karya tulis ilmiah lainnya yang mengusung subjek yang sama. Umumnya, pembuatan abstrak kritis ini akan memiliki panjang kata sebanyak 400 sampai 500 kata. Hal tersebut terjadi karena adanya komentar interpretative tambahan yang ada di dalam abstrak kritis. Akan tetapi, untuk jenis abstrak ini memang jarang untuk digunakan. b. Abstrak Deskriptif Selanjutnya terdapat abstrak deskriptif, dimana jenis abstrak yang satu ini akan memberikan informasi yang ditemukan pada sebuah karya tulis ilmiah. Tak hanya itu saja, abstrak deskriptif juga tidak membuat sebuah penilaian mengenai pekerjaan dan juga tidak memberikan hasil ataupun kesimpulan dalam sebuah penelitian yang dilakukan. Sederhananya, abstrak deskriptif ini hanya akan memberikan gambaran penelitian dalam bentuk rangkuman. Beberapa peneliti akan membuat sebuah anggapan bahwa jenis abstrak ini merupakan garis besar dari pekerjaan bukan sebagai suatu ringkasan. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, bahwa abstrak deskriptif ini adalah sebuah ringkasan yang bentuknya sangat pendek yakni hanya sekitar 100 kata atau kurang. c. Abstrak Sorot Highlight Abstract Kemudian juga ada jenis abstrak sorot atau highlight. Jenis abstrak yang satu ini umumnya secara khusus dibuat untuk menarik perhatian para pembaca pada penelitian yang sudah dilakukan. Di dalam abstrak sorot ini, tidak ada suatu hal yang dibuat-buat. Hal tersebut karena adanya gambar kertas yang seimbang ataupun lengkap. Dengan adanya komentar yang tidak lengkap dan terkemuka juga dapat digunakan sebagai salah satu pemicu minat pembaca. Kamudian, jenis abstrak ini tidak dapat berdiri dengan bebas dari karya tulis ilmiah terkait. Hal tersebut menjadikan abstrak ini jarang digunakan dalam penulisan akademik. Itulah beberapa penjelasan mengenai jenis-jenis abstrak yang penting untuk kamu pahami. Setiap jenis abstrak mempunyai fungsinya masing-masing. Pastinya, kamu dapat membuat abstrak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Struktur Penulisan Abstrak Walaupun abstrak hanya mempunyai jumlah kata yang cenderung sedikit. Akan tetapi, di dalam abstrak sendiri juga ada beberapa struktur penting. Berikut adalah beberapa struktur penting yang harus ada di dalam sebuah abstrak, antara lain 1. Informasi umum mengenai penelitian yang sudah dilakukan 2. Tujuan dari penelitian yang sudah dilakukan 3. Alasan dilakukannya penelitian tersebut 4. Metode penelitian yang digunakan 5. Temuan dari dilaksanakannya penelitian tersebut 6. Kata kunci yang terdiri dari tiga kata, atau gabungan kata Itulah beberapa struktur penting yang ada di dalam penulisan abstrak. Setelah memahami semua hal yang berkaitan dengan isi abstrak, materi berikutnya yang akan kita bahas adalah tahapan penulisan abstrak. Tentu hal ini sangat penting karena kita akan langsung memahami praktiknya dalam menulis sebuah abstrak. Tahapan Penulisan Abstrak Setelah memahami struktur yang ada di dalam penulisan abstrak. Maka selanjutnya kita akan memahami bagaimana tahapan dalam proses penulisannya. Terdapat lima tahapan yang perlu kita lakukan supaya abstrak yang ditulis bisa lebih baik dan dapat memudahkan para pembaca memahami maksud dari abstrak tersebut. Berikut ini adalah beberapa tahapan yang dibutuhkan dalam penulisan abstrak karya tulis ilmiah. 1. Tuliskan Latar Belakang Penelitian Dalam proses penulisan abstrak, kamu bisa menjelaskan dan memaparkan latar belakang dari penelitian tersebut. Berikan beberapa argumen yang dapat melandasi mengapa kamu melakukan penelitian tersebut. Kemudian jangan lupa juga untuk mengajarkan mengenai topi atau isu dan masalah yang akan diangkat di dalam penelitian tersebut. Berikan juga penjelasan tentang mengapa kamu memilih topik tersebut. Setelah itu, kamu juga bisa menjelaskan mengenai hal unik yang ada di dalam penelitian yang sudah dilakukan. Sehingga penelitian karya tulis ilmiah yang kamu lakukan memang benar-benar perlu dilakukan dan patut untuk ditulis. Di bagian ini, nantinya para pembaca akan memperoleh gambaran mengenai alasan penulis melakukan penelitian yang mereka ambil. 2. Menjelaskan Metode Penelitian yang Digunakan Metode yang ada di dalam karya tulis ilmiah merupakan salah satu kewajiban yang harus ada. Tanpa adanya metode penelitian tersebut, maka suatu karya ilmiah yang sedang ditulis tidak akan mempunyai landasan yang kuat dan data bisa dipatahkan dengan mudah oleh para penguji. Metode penelitian tersebut dapat diartikan sebagai alat peneliti yang dipakai untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah diangkat dalam suatu penelitian. Metode tersebut harus dimasukkan ke dalam bagian abstrak karya tulis supaya para pembaca akan lebih mudah untuk melihat gambaran tentang bagaimana penulis melakukan penelitian tersebut. Dengan adanya metode penelitian yang ditulis di dalam bagian abstrak, maka hal itu akan membuat para pembaca memperoleh penjelasan tentang cara penulis melakukan pengolahan data penelitian. Sebab, dengan adanya hal tersebut, proses pengolahan data memang bisa lebih mudah untuk dipertanggungjawabkan. 3. Berikan Penjelasan Mengenai Hasil Penelitian Setelah membahas tentang latar belakang dan metode penelitian di dalam abstrak, maka tahapan selanjutnya kamu bisa menjelaskan mengenai penjelasan hasil penelitian yang diperoleh. Pada proses penulisan hasil dan juga temuan pada penelitian yang sudah dilakukan nantinya akan ditulis dengan ringkas supaya pembaca bisa lebih mudah untuk memahami apa saja yang diperoleh dari penelitian tersebut. Kemudian, jangan lupa juga untuk memberikan informasi penting dari hasil penelitian yang sudah diperoleh. 4. Berikan Kesimpulan Kesimpulan merupakan suatu bagian yang tidak boleh kamu lewatkan dalam proses penulisan abstrak. Pada bagian kesimpulan ini, akan ada interpretasi penulis mengenai penelitian yang sudah Ia lakukan. Setelah selesai mencari data-data, mengolah data tersebut, dan melakukan analisis data serta menemukan hasil penelitian yang dilakukan. Kemudian bagaimana pandangan penulis dari semua proses yang sudah dilakukan tersebut? Pandangan itu bisa ditulis di bagian kesimpulan dan bagian kesimpulan ini nantinya juga akan ditulis lebih ringkas pada bagian abstrak. 5. Masukkan Kata Kunci Terakhir yaitu menuliskan kata kunci yang diperlukan. Kata kunci akan menjadikan bagian abstrak terlihat berbeda dengan bagian lain yang ada di dalam karya tulis ilmiah. Nantinya, kata kunci itu akan dituliskan pada bagian akhir paragraf abstrak. Untuk proses pembuatan kata kunci tersebut dapat diambil dari poin-poin penting yang ada pada judul penelitian. Itulah beberapa penjelasan mengenai tahapan yang dapat kamu terapkan dalam proses penulisan abstrak karya tulis ilmiah. Jadi, kesimpulannya adalah dalam membuat abstrak, kamu juga perlu memperhatikan penulis abstrak itu sendiri seperti kata dan juga jarak kata yang digunakan. Karena, penulisan abstrak itu memang berbeda dari bagian lainnya yang dapat menggunakan jumlah kata yang relatif banyak. Pada penulisan abstrak biasanya akan ditulis secara ringkas dan hanya memerlukan sekitar 200 sampai 400 kata saja. Kemudian untuk jarak yang digunakan dalam penulisan abstrak biasanya hanya 1 atau single spacing. Apabila di dalam abstrak ada kata yang penulisannya menggunakan Bahasa Inggris, maka kamu bisa merubahnya dengan tulisan miring. Namun pada umumnya, abstrak untuk karya tulis ilmiah biasanya akan ditulis menggunakan dua versi bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien

berikut yang berhubungan dengan abstraksi adalah